Kutipan Favorit :
"Aku memperlakukan setiap menit yang kuhabiskan bersama keluarga dan teman-teman bagaikan waktu-waktu yang sangat berharga. Aku memperhatikan wajah dan suara mereka dengan cermat, supaya tidak melupakan semua itu. Aku tahu aku takkan pernah melihat mereka lagi dan hal itu membuat hatiku pedih, tapi hal ini memang harus terjadi. Tidak ada jalan kembali." -Darren Shan-

Cirque Du Freak-Buku pertama Darren Shan Saga oleh Darren Shan

Wednesday, 19 December 2012

Wishful Wednesday [2]

Makin lama, makin banyak daftar wishlistku. Dan inilah salah satunya... Sebenarnya lebih dari satu. Tapi anggap saja mereka itu satu. Karena mereka memiliki satu tokoh utama yang sama. Dan buku ini bisa dibilang satu kesatuan dengan apa yang kuceritakan di wish sebelumnya. Meski memiliki tokoh utama yang berbeda, namun apa yang aku ceritakan ini 'disebut' sebagai The highly anticipated prequel to the New York Times bestselling Cirque Du Freak series!

And the title of the series is...

Saga of Larten Crepsley

Tentang : The Windflower by Sharon and Tom Curtis


Penulis : Sharon dan Tom Curtis
Penerbit : Gagas Media
Tebal : 634 halaman
Terbit : November 2011
Genre : Dewasa
Status : Hadiah










Sinopsis 

Merry Wilding mendambakan petualangan… namun yang dia dapat malah penculikan dan dikirim ke kapal yang paling ditakuti di lautan.

Merry tak punya pilihan lain kecuali tunduk pada perintah pemilik kapal, sang bajak laut misterius berambut keemasan. Dan meskipun kata-kata setajam duri sering meluncur keluar dari sana, bibir itu juga mengenalkan gadis itu pada ciuman memabukkan yang tak akan pernah dia lupakan. Laki-laki itu tampak begitu berbahaya, sekaligus membuatnya hampir tak bisa bernapas karena dikuasai gairah.

Devon Crandall hanya bermaksud untuk merayu tawanannya itu sedikit dan mengorek informasi darinya. Tapi dia tak pernah menduga sepasang mata biru milik perempuan itu bisa membuatnya kehilangan kendali atas dirinya. Kepolosan Merry malah membuat Devon semakin menginginkannya.

Sang bajak laut dan tawanannya saling membujuk, saling menggoda… siapa akhirnya yang jadi pemenangnya?


  

Wednesday, 12 December 2012

Wishful Wednesday [1]

Ini memang bukan pertama kalinya aku ikutan meme dari mbak Astrid. Tapi ini Wishlist pertama yang aku tulis di rumah baru. Dan inilah Wish-ku di tanggal yang cantik ini....


Penulis : Darren Shan
Penerbit : Gramedia
Jumlah seri : 12 Buku
Tahun terbit : Cetakan ketiga, Januari 2010
Genre : Fantasi
Namaku Darren Shan.
Aku manusia setengah vampir.
Aku tidak terlahir seperti itu, tapi takdir yang membuatku begitu.
Aku melakukan satu kesalahan tragis yang harus dibayar mahal : kemanusiaanku.
Inilah kisahku.


 Aku telah membaca setengahnya. Setengahnya lagi belum. Jadi tetap dianggap wishlist kan ya? :))

Terakhir aku membaca serial ini adalah buku ke-enam--The Vampire Prince--tahun 2006. Sudah lama sekali ya? Berhubung om Shan adalah pamanku, mmm, maksudku salah seorang penulis favoritku, mau seberapa lamapun aku menunggu, bukunya akan tetap masuk ke dalam wishlistku. Setelah menanti selama 6 tahun, akhirnya di bulan September 2012 aku punya kesempatan untuk membaca lanjutannya.

Review : The Maze Runner by James Dashner


Penulis  : James Dashner
Penerbit : Bentang Pustaka
Tebal : 532 Halaman
Terbit : Cetakan I, November 2011
Genre : Fantasi
Status : Beli

Di balik dinding baja misterius ini,
Mereka harus berlari secepat kilat atau…
Mati.






Sinopsis
Setiap hari mereka harus berlari. Menyusuri lorong maze yang berkelok-kelok di luar dinding glade, tempat mereka tinggal, hingga senja tiba. Dan, ketika kegelapan turun, para pelari harus sudah ada di dalam glade. Ya, pada saat itulah griever, monster buas dan ganas, tak segan menerkam siapa saja yang masih berkeliaran di dalam maze.

Mereka bukan sekadar berlari. Itu cara mereka bertahan hidup. Dengan berlari mereka berharap menemukan jalan keluar dari tempat terkutuk itu. Keluar untuk kembali pulang menjumpai keluarga mereka. Namun, lintasan maze selalu berubah-ubah dari hari ke hari. Rasanya, mustahil bisa keluar dari tempat itu.

Suatu hari pintu batu pelindung mereka tak lagi turun menutup. Griever-griever itu bisa menyeruduk masuk kapan saja. Setiap hari, satu anak dibawa pergi dan lenyap. Satu-satunya jalan adalah bergegas keluar dari tempat itu. Namun, mereka harus melewati maze yang membingungkan dengan sejumlah monster mengerikan di sana. Beranikah para pelari lari keluar dengan nyawa sebagai taruhannnya? Atau, akankah justru lebih baik tetap berada di dalam menanti pencabut nyawa sambil berharap mukjizat datang tiba-tiba?

Saturday, 1 December 2012

New Home

Akhirnya setelah berkutat selama 15 hari, blog ini bisa difungsikan. Meski masih banyak yang perlu dibenahi. Dan tentu saja aku ingin membuat blog ini lebih menarik. Tapi masih banyak yang belum kumengerti. Ini pertama kalinya aku membuat blog dengan platform blogspot. Sejujurnya menggunakan blogspot jauh lebih sulit ketimbang wordpress XD

Jika ada yang punya saran atau usul untuk membuat blog ini lebih baik lagi, silahkan....

Kotak komentar siap menampung :)

Note : Yang bikin lama itu bikin slide my favorite author. Aku bilang pada diri sendiri tidak akan memposting apapun sebelum slide-nya jadi :p