"Aku memperlakukan setiap menit yang kuhabiskan bersama keluarga dan teman-teman bagaikan waktu-waktu yang sangat berharga. Aku memperhatikan wajah dan suara mereka dengan cermat, supaya tidak melupakan semua itu. Aku tahu aku takkan pernah melihat mereka lagi dan hal itu membuat hatiku pedih, tapi hal ini memang harus terjadi. Tidak ada jalan kembali." -Darren Shan-

Cirque Du Freak-Buku pertama Darren Shan Saga oleh Darren Shan

Ry said..."

Ekhm *pasang senyum manis*

Mr. Tall said, "Welcome to the cirque."

Alby said, "Welcome to the Glade."

Maryana said, "Welcome to my blog!"

*lalu hening*

*negak alkohol 70%*

Langsung aja deh guys. About This Blog.

Sebenarnya aku sudah memiliki blog yang kubangun pada Oktober 2011. Yang kubangun karena godaan seseorang yang aku kagumi. Akhirnya aku mencari lahan kosong dan membangun rumahku sendiri tentu dengan arahan darinya. Tak lama, rumahku sudah jadi.

Awalnya aku bingung perabotan apa saja yang akan kutaruh di sana. Sedikit curhat tak apalah ya. Sedikit sharing mungkin tak akan mengganggu. Akhirnya aku mengikuti ucapan ia yang menyuruhku membuat blog. Ia bilang aku bisa menggunakan blog sebagai sarana latihan tarian jari-jari tanganku.

Fiksi-fiksi gak jelas mulai kupublish. Dengan harapan banyak orang yang membacanya. Yah, beberapa memang sengaja kutulis untuk kupajang di rumah. Beberapa yang lain adalah barang-barang yang aku kirimkan ke tempat lain namun keberadaannya di tolak. Aku tidak mau membiarkan mereka terlantar di jalan. Jadi ada pula barang-barang di rumahku itu yang merupakan barang penolakan.

*mengambil tissue*

*sedih tingkat amatir*

Walaupun begitu akhirnya aku tahu rumah itu akan kugunakan untuk apa :)

Oke, cukup dengan omongan yang tak ada hubungannya dengan blog ini.

Aku masih belajar nge-blog. Berusaha untuk tetap konsisten dalam menulis. Sejauh ini aku baru bisa mempublish setidaknya satu tulisan setiap bulannya. Inginnya sih, setiap minggu ada. Tapi ada daya belum bisa.

Aku iri pada para selebritis blog. Aku mengunjungi blog-blog yang fokus pada sesuatu. Contohnya fokus pada buku. Mereka tergabung di komunitas Blogger Buku Indonesia. Aku sering mengunjungi blog-blog anggotanya.

Akhirnya aku merasa aku punya kesempatan untuk membabat buku-buku yang sebelumnya tidak bisa aku hajar.

Dan inilah hasilnya. Aku ingin bergabung dan membuat blog baru ^_^

Akhirnya aku terdaftar menjadi anggota no. 203 di tanggal 4 Januari 2013.

Blog ini akan kufokuskan pada buku. Sebenarnya tidak perlu dijelaskan, namun aku ini baru menempuh jalan baru. Jadi sebagai permulaan, aku akan mulai dengan buku-buku yang dekat denganku. Buku-buku yang aku miliki. Meski tahun terbitnya sekitar satu atau dua tahun kebelakang.


Tentang apa yang aku tulis. Untuk pembahasan buku aku bagi menjadi tiga bagian. Yaitu :

1. Review. Sebenarnya aku tidak terlalu mengerti dalam sebuah review itu membahas apa saja. Tapi aku berusaha semaksimal mungkin untuk menulisnya. Kalau memang tulisanku tidak bisa dibilang review ya komentar saja ya? Aku masih belajar :)

2. Opini. Aku ingin membedakan pembahasan buku dalam kategori Opini dengan kategori Review. Untuk Opini, yang aku masukan adalah buku kumcer dan nonfiksi.

3.Tentang. Ini ceritaku tentang buku yang aku punya namun tak akan pernah kubaca. Untuk alasannya nanti akan aku sertakan pada postingan :)


Tentang apa yang aku ceritakan. Aku ingin mendesain blog ini seperti blog temanku. Tapi rasanya sulit. Jadi aku merasa perlu memberi penjelasan tentang istilah yang aku gunakan.

1. Sinopsis. Tulisan ini aku copy paste dari apa yang tertulis di bagian belakang buku ^^

2. Footnote. Sinopsis yang aku tulis sendiri. Sedikit tentang cerita yang ditulis di buku

3. My Story. Cerita tentang bagaimana aku mendapatkan buku tersebut dan kenapa aku memilihnya

4. Pin. Nah ini cerita tentang penilaianku terhadap buku tersebut.

5. Postcard. Rating dariku :)


Status buku. Beli berarti beli sendiri. Pinjam berarti pinjam gratis. Sewa berarti pinjam berbayar. Hadiah berarti buku gratis dari kuis atau giveaway. Kado berarti gratisan karena memang dikasih *alah ribet.


Rating :





Aku menambahkan kata 'speechless' gak selalu berarti kalau karya yang aku review bagusnya tiada terkira. Hanya ingin memberi tanda kalau buku yang aku review adalah buku yang ditulis oleh penulis favoritku. Jadi aku tidak bisa berkata-kata karena aku tidak bisa 'menilai' idolaku. Apapun yang ditulis oleh mereka.

 



Ini baru keren. Buku yang aku beri rating 5 adalah buku yang tidak akan bosan aku baca berulang kali. Memang sih kalau sudah pernah menamatkannya aku cenderung tidak membaca ulang dari awal. Hanya mencari halaman tertentu yang adegannya menjadi favoritku. Termasuk membaca adegan yang bikin aku 'sesak' meski hanya membaca satu paragraf saja.





Dibaca ulang? Bisa. Dan buku ini juga berkesempatan ditaruh di samping bantal. Meski kebanyakan (biasanya ada 4 atau 5 buku) adalah buku dengan rating 5 dan buku serial Darren Shan :p

 



Lumayan. Tapi bacanya sekali aja cukup. Dan baca ulangnya kali lain aja kali ya? Kalau tidak ada 'timbunan' :p





Kamu tidak akan menemukan rating ini di review manapun. Meskipun buku itu (bisa) selesai kubaca (dengan susah payah).
 




Aku berjanji aku tidak akan pernah menulis review dan memberi rating 1. Tidak akan ada di sini, di goodreads apalagi di rumahku yang satu lagi. Lebih baik aku tidak membicarakan buku ini. Jadi tentang penilaiannya cukup aku dan tuhan saja yang tahu :) Semoga tuhan selalu menolongku untuk tidak melanggar janji ini.





Kalau yang ini bukan berarti aku galau. Ada rating 5 tapi ada icon smile-nya :)) Ini hanya berarti satu hal. Pertama, aku gak akan memberi rating. Kedua, eh tadi bilang cuma satu hal ya? Yah alasannya banyak tapi cuma berarti satu hal :p Ke-dua, buku yang aku review bukan berarti tidak bagus. Ke-tiga, ini juga gak selalu berati buku yang aku review keren gak terkira. Ke-empat, terakhir dan ini yang paling penting. Karena di buku itu ada tulisanku. Bisa tulisan kecil atau bahkan keseluruhan cerita (amin, semoga ini lekas terwujud) adalah tulisanku.



Kalian tidak akan menemukan rating 1 ataupun 2. Karena ya, seburuk apapun sebuah cerita, aku selalu berusaha untuk menghargai sang penulis. Ceritanya mungkin layak diberi nilai kurang dari 3. Tapi perjuangannya untuk menulis sebuah buku, mempublikasiannya hingga buku itu ada di tanganku dan bisa kubaca... Layak diberi nilai 3 :)

Hanya satu alasannya. Karena aku juga ingin menjadi penulis. Dan aku akan melakukan yang terbaik yang bisa aku lakukan...

 
Selamat membaca. Semoga aku tidak membuat spoiler ^^

No comments:

Post a Comment