Kutipan Favorit :
"Aku memperlakukan setiap menit yang kuhabiskan bersama keluarga dan teman-teman bagaikan waktu-waktu yang sangat berharga. Aku memperhatikan wajah dan suara mereka dengan cermat, supaya tidak melupakan semua itu. Aku tahu aku takkan pernah melihat mereka lagi dan hal itu membuat hatiku pedih, tapi hal ini memang harus terjadi. Tidak ada jalan kembali." -Darren Shan-

Cirque Du Freak-Buku pertama Darren Shan Saga oleh Darren Shan

Wednesday, 23 October 2013

Review : Wajah Baru Nikolas by Regina Feby and Elcy Anastasia

Penulis : Regina Feby dan Elcy Anastasia
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 256 Halaman
Tahun Terbit : Maret 2006
Genre : Teenlit
Status : Kado








Sinopsis 
Hai, aku Nikolas. Niko, panggil saja begitu. Aku cowok paling tidak beruntung di Indonesia...seharusnya sih. Bagaimana tidak? Secara fisik, cewek-cewek bilang-ehem!-aku keren.

Secara materi, aku pewaris tunggal sebuah grup usaha bernama Radja, milik almarhum ayahku. Otomatis, karena aku sudah 18 tahun, sekarang semua jadi milikku.

Ya, aku tampan dan kaya. Semua bisa kudapatkan.
Semua? Sepertinya tidak.

Hidupku kacau sejak aku bertemu seseorang. Bahkan sesuatu yang dahsyat terjadi karena dia, karena cewek itu. Mendadak, aku yang keren ini berubah. Tinggi tubuh "Niko" sekarang cuma 95 cm, badan dipenuhi bulu cokelat kemerahan, kepala botak, hidung pesek dan besar. Kalian bisa bayangkan seperti apa?
Hiks...
Yap, seperti orangutan.

Footnote

Dear Niko,

Aku terpaksa menulis untukmu karena aku tak ingin menulis untuk Asti dengan alasan yang tak akan pernah aku ungkapkan.

Selamat atas apa yang kau miliki, meski banyak hal lain yang tak kau miliki dan pasti membuatmu sedih.

Kupikir kembalinya kau ke Indonesia adalah hal bagus. Setelah lama meninggalkan segalanya, mungkin apa yang membuatku muak di masa lalu justru akan menjadi sesuatu yang kau rindukan.

Termasuk perempuan itu.

Aku tidak tahu apa yang ada di dalam hatimu. Tapi membaca apa yang terjadi, rasanya apa yang terjadi di antara kalian tidakkah berbeda. Saling membenci sejak kecil. Tak berkurang sedikitpun perasaan itu meski tahun tahun telah berlalu.

Tapi apa yang terjadi padamu sungguh merubah segala. Saat Neville salah mantra sesuatu mengubahmu menjadi Niko yang berbeda--bahkan bukan lagi manusia--ah, andai kau ingat apa yang terjadi.

Seseorang menginginkan kau terbunuh dan kau dalam persembunyian, disembunyikan oleh musuhmu.

Kuharap masalah ini selesai, selesai dengan bahagia...

ryana.


My Story

Ini buku buntelan kado dari kak Nan @Honeysuckle. Tepatnya aku lupa. Kalau gak salah sih tahun lalu. Kak Nan waktu itu ngadain Giveaway--sekarang juga lagi melangsungkan giveaway loh!--dan aku gak menang. Tapi katanya ada pemenang yang gak juga ngasih konfirmasi untuk pengiriman hadiah. Entah kesambet apa--yang pasti aku mensyukuri kak Nan kesambet (?)--bukunya dilimpahkan ke aku.

Thanks kak Nan, yang udah kirim lebih dari satu buku!

Dan kuusahakan semuanya aku review di sini. Kenapa baru satu? Karena emang baru satu yang kebaca ._.

Akan kubaca meski dalam waktu lama karena timbunan lumayan juga. Aku tak akan melupakan begitu saja perjuangan pak kurir yang sudah jauh-jauh mengantarkan paket ini dari Makassar ke Bandung.


Pin

Aku gak nyangka aku masih bisa baca teenlit XD

Genre ini udah aku tinggalin lho sejak lulus sekolah. Udah kerja, aku larinya ke fantasi yang tebelnya seenggaknya 400 halaman :p

Pas liat judulnya, udah ketebak gimana akhirnya. Yah, teenlit biasanya punya ending yang sama. Tadinya sih gak akan dibaca. Berhubung ini kado dari teman dan ada challengenya juga, jadi tidak aku lewatkan.

Sayangnya twist nya dijelasin di sinopsis. Tentang Niko yang jadi orang utan. Coba kalau gak disebutin, pasti jadi kejutan besar. Dan cerita inilah yang aku tunggu sepanjang buku. Niko yang Mr. Perfect jadi Beast.

Tapi satu orang di dalamnya agak menganggu. Menurutku nama itu dihilangkan juga gak masalah. Soalnya.... aduh, aku bingung jelasinnya.

Bahasanya juga bahasa teens. Masalahnya aku udah gak teens lagi dan udah jadi young adult #alah. Sepertinya aku lupa kalau bahasa cerita teenlit itu mengalir. Meski kuakui aku juga sudah meninggalkan bahasa-bahasa teenlit. Udah yang mulai berat-berat setengah kilo (?)

Makin kesini makin seru. Ada adegan yang menegangkan yaitu adegan kejar-kejaran. Cukuplah buat ngasih empat bintang :))
 


Postcard



2 comments:

dweedy ananta said...

Cieeee akhirnya di review juga :p hahaha

Ryana Maryana said...

heheheheheh, makasih buntelannya, kak Nan :D

Post a Comment