Kutipan Favorit :
"Aku memperlakukan setiap menit yang kuhabiskan bersama keluarga dan teman-teman bagaikan waktu-waktu yang sangat berharga. Aku memperhatikan wajah dan suara mereka dengan cermat, supaya tidak melupakan semua itu. Aku tahu aku takkan pernah melihat mereka lagi dan hal itu membuat hatiku pedih, tapi hal ini memang harus terjadi. Tidak ada jalan kembali." -Darren Shan-

Cirque Du Freak-Buku pertama Darren Shan Saga oleh Darren Shan

Wednesday, 27 November 2013

Review : Carrie by Stephen King

Penulis : Stephen King
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 256 Halaman
Tahun terbit : Oktober 2013
Genre : Thriller
Status : Beli












Sinopsis 

Carrie White adalah gadis yang tidak populer, tapi dia memiliki kemampuan tersembunyi. Carrie bisa membuat benda-benda bergerak jika dia memusatkan perhatiannya pada benda itu. Kemampuan ini membuatnya berkuasa dan menjadi sumber dosanya.

Carrie hanya ingin menjadi gadis normal di sekolah, tidak diejek sebagai gadis aneh, dan... bisa pergi ke pesta dansa sekolah. Hingga seorang gadis berusaha menebus kesalahannya pada Carrie dengan memberikan semua keinginan Carrie tersebut. Kebaikan itu berubah menjadi malapetaka yang takkan pernah dilupakan teman-teman sekolahnya dan seisi kota.

Footnote

Aku udah males ketemu Carrie lagi. Enough sekali aja. Jadi aku masukin traillernya aja ya? Kan filmnya juga udah tayang :) Kali aja kamu jadi mupeng nonton :)



Filmnya rada bloody :|


My Story

Sengaja beli buat event Earvin di grup PNFI (Penggemar Novel Fantasi Indonesia) di grup facebook. Awalnya dia mau buat lomba review, tapi gak jadi. Aku semangat ikutan soalnya di event review sebelumnya jadi salah satu dari 3 pemenang lomba review. Lumayan, beli satu (buat di review) bonus satu (hadiah review). Tapi jadinya kuis jawab pertanyaan. Dalam satu jam menjawab 55 pertanyaan! Aku cuma bisa jawab 39. Yang benar. Dan itu udah pake nahan pipis dua kali. Kalah sih. Tapi seru. Aku juga buat kuis loh di sana. Hadiahnya buku Carrie yang udah aku baca ini sama 3 buku pilihan lain untuk pemenang. Yang mau ikutan, silahkan meluncur.....


Pin

Buat aku buku cerita ini gak ada serem-seremnya :|

Sempet bingung juga dengan bahasa. Emang sih selama ini bacaanku itu bahasanya baku. Tapi susunannya gak kayak cerita ini. Lebih berjelimet. Perlu konsentrasi buat membaca. Mana ini karya pertama Stephen King yang aku baca. Kalau cerita di bukunya modelnya kayak yang satu ini, aku bakal melambaikan tangan. Gak kuat.....

Tapi karena udah beli, masa gak dibaca sampe tuntas?

Alurnya maju mundur. Bikin pusing? Ya. Bikin kagum? Ya! Karena meskipun pusing, aku masih bisa menikmati jalannya cerita. Pertama kita seolah membaca sebuah berita yang muncul 'di masa depan'. Lalu kita kembali ke 'ke masa kini' di mana kejadian itu belum terjadi. Spoiler? Enggak kok. Mr. King tetap menjaga agar hal penting yang terjadi di 'masa kini' gak diungkap duluan di berita 'masa depan'. Tapi berita-berita ini ada beberapa istilah yang gak kumengerti. Seperti implikasi, peristiwa minor, manifestasti dan lain lain. Kalau diliat ulang, harusnya gak aneh kenapa bahasanya seperti itu. Karena berita-berita yang aku maksud ini seperti potongan jurnal dan laporan yang ditulis setelah kejadian mengerikan yang tak mungkin kuceritan di sini. Bahasanya kan memang seperti bahasa ilmiah. Masalahnya otak aku gak sampe ._.

Buku ini pake POV orang ketiga. Tapi gak melulu mengikuti Carrie. Kadang bersama ibu Carrie, teman satu sekolah Carrie, guru-guru Carrie. Tapi dikemas dengan rapi. Jadi 'perpindahan' itu gak berasa. Ibarat mobil di jalan, beloknya itu mulus.

Di sini banyak nama >.< Mana nama luar negri yang gak familiat ditelingaku. Coba namanya kayak Budi, Anton, Sandi. Pasti aku inget XD

Harusnya buku ini gak aku baca karena masuk dala daftar not for read forever. Bukan karena bukunya jelek. Tapi ini bukan genreku XD

Aku kasih bintang empat karena emang bagus ceritanya. Telekinesis. Sayang banget ceritanya pendek. Cuma menceritakan beberapa hari saja.

Sekali lagi. Buku ini gak ada serem-seremnya buatku. Tapi jangan pikir aku berani nonton filmnya. Pasti bikin bergidik. Benda-benda tiba-tiba bergerak. Darah bercucuran. Mayat bergelimpangan. Belum lagi adegan.....

Mau ditraktir nonton juga aku gak mau -_-



Postcard

0 comments:

Post a Comment