Kutipan Favorit :
"Aku memperlakukan setiap menit yang kuhabiskan bersama keluarga dan teman-teman bagaikan waktu-waktu yang sangat berharga. Aku memperhatikan wajah dan suara mereka dengan cermat, supaya tidak melupakan semua itu. Aku tahu aku takkan pernah melihat mereka lagi dan hal itu membuat hatiku pedih, tapi hal ini memang harus terjadi. Tidak ada jalan kembali." -Darren Shan-

Cirque Du Freak-Buku pertama Darren Shan Saga oleh Darren Shan

Monday, 31 March 2014

Review : The Chocolate Chance by Yoana Dianika

https://www.goodreads.com/book/show/17790731-the-chocolate-chance?ac=1
Penulis : Yoana Dianika
Penerbit : Pustaka Populer (Bentang Pustaka)
Tebal : 356 Halaman
Terbit : April 2013
Genre : Young Adult
Status : Pinjem pas yang punya baru beli XD












Sinopsis

Komposisi: Cinta, Cemburu, Luka, Maaf, Cokelat
Cara Penyajian: Tuangkan cemburu, luka, maaf, dan cokelat ke dalam cangkir. Tambahkan 180cc air cinta, aduk dan sajikan.

Rinai hujan malam itu tak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti.
Lonceng angin di atas kafe berdenting nyaring.
Aku mengamati hangatnya cokelat layaknya sebuah cermin.
Kepada siapa sebaiknya kukirimkan cinta dari hati ini.
Saat Fedde Velten Cafe mempertemukan kami kembali.
Secangkir cokelat mengingatkanku pada kisah lama itu lagi.
Seharusnya, sosok Orvala seperti aku tak boleh bergeming.
Lalu mengingat-ingat lagi, untuk apa saat itu aku datang ke sini.


Footnote 

Orvala kaget saat menyambut tamu baru di Fedde Velten Cafe. Seseorang muncul setelah sekian lama menghilang. Setelah ia berpaling ke lain hati dan menitipkan hatinya pada orang lain, ia kembali datang....

Ia mengenang masa lalunya. Saat ia masih sekolah. Ia merajut mimpi dan berharap suatu hari nanti bisa mewujudkannya. Ia melalui banyak hal. Bertemu banyak orang dan mendapatkan banyak pengalaman.

Orvala bertemu dengan Aruna. Orang yang memiliki kesukaan yang sama dengannya. Bersama sama mewujudkan mimpi.

Saat hati mereka sudah bersatu. Seseorang muncul. Jun. Orang yang telah menghiasi masa lalu Orvala.

Di tengah perjuangannya meraih mimpi, ia juga harus berjuang, mempertahankan keteguhan hatinya yang mulai goyah.



My Story

Pinjem dari Teh Eko. Pas si teteh baru beli--yap baru beli!--aku bilang aku mau pinjem. Setelah disampulin terus aku pinjem. Lama banget pinjemnya. Baru sempat dibaca pas bulan Januari :)) Dan baru sempat bikin review >.<


Pin

Udah mulai lupa lupa inget sama jalan ceritanya >.<

Yang pasti aku salah duga sama buku ini. Aku kira ini teenlit, tapi ternyata young adult. Untuk ukuran young adult, ini agak berat menurutku. Soalnya tokohnya sudah dewasa. Yah, belum dewasa dewasa amat sih namanya juga young adult.

Tapi meski aku sekarang ngantor, usiaku adalah usia nguliah (?) jadi otaknya masih otak anak anak. Pemikiran ku belum sampe ke sana. Beberapa adegan bikin aku bilang "Kayak gini ya kalau udah lepas dari orang tua?"

Alurnya maju mundur. Tapi beda bagian jadi gak pusing mana yang sedang terjadi mana yang menceritakan masa lalu.

Endingnya bener bener gak terduga. Saat aku sudah yakin hal A akan terjadi, ternyata Yoana memutuskan hal B.

Konfliknya gak rumit, tapi kalau aku jadi Orvala pasti stress berat.

Sekian aja deh. Not my genre. Genre yang disuka aja kadang gak bisa bicara banyak apalagi genre lain. Bukannya gak suka, cuma gak punya obsesi aja sama buku tema kayak gini. Tetep dibaca tapi biasa aja.

Oh iya, ini bukan buku pertama dari Yoana Dianika yang aku baca. Yoana Dianika sudah pernah membuatku puas, jadi meski bukan genreku, aku gak ragu buat baca.

Yang suka coklat, wajib baca!


Postcard 



Reading Challenge
-2014 TBRR Pile Reading Challenge-Indiva Readers Challenge-Young Adult Reading Challenge-

0 comments:

Post a Comment