Kutipan Favorit :
"Aku memperlakukan setiap menit yang kuhabiskan bersama keluarga dan teman-teman bagaikan waktu-waktu yang sangat berharga. Aku memperhatikan wajah dan suara mereka dengan cermat, supaya tidak melupakan semua itu. Aku tahu aku takkan pernah melihat mereka lagi dan hal itu membuat hatiku pedih, tapi hal ini memang harus terjadi. Tidak ada jalan kembali." -Darren Shan-

Cirque Du Freak-Buku pertama Darren Shan Saga oleh Darren Shan

Monday, 25 March 2013

First Debut First Book Giveaway

Aku duduk di atas sebuah kursi yang biasa dijadikan alas duduk di acara undangan. Aku tidak tahu harus kusebut apa sesuatu yang ada di depanku. Sebuah lemari kayu setinggi pinggang yang pintunya terbuat dari kayu. Menempel di tembok. Bagian atasnya terbuat dari semen yang dilapisi keramik.

Aku menatap sesuatu (banyak sesuatu sebenarnya) yang aku sebut dengan pekerjaanku. Hal yang tidak bisa kuhindari apalagi di tengah hari senin saat badai pekerjaan sedang mencapai puncaknya. Aku bahkan tidak bisa bekerja sambil makan. Hanya sesekali minum dari botol. Salah satu minuman favoritku dan selalu jadi andalanku dikala lelah.

Aku sedang meneruskan pekerjaanku ketika seorang anak yang sedang PKL datang menghampiriku dan menyerahkan handphone-ku yang kutinggal di dekat tempat penyimpanan tas. Ada panggilan masuk. Tiga nomor di depannya adalah 021. Aku yakin aku tidak mengikuti kuis apapun. Lagi pula, pasti bukan dari operator yang aku gunakan, aku sudah menyimpan nomor kantornya di handphone.

Aku menekan salah satu tombol di handphoneku.

"Tunggu sebentar," ucapku segera dan meletakan handphoneku dan kembali mengerjakan pekerjaanku yang sedang tanggung dan tidak bisa langsung kutinggalkan.

Setelah selesai, aku mengambil handphoneku dan berlari ke belakang. Mencari sudut yang paling sepi karena speaker handphoneku sedikit bermasalah.

"Maaf, tadi lagi ada kerjaan," ucapku.

"Tidak apa-apa. Ini dengan mbak Maryana?" tanya seorang perempuan di sebrang sana.

"Iya betul," jawabku.

"Saya Indah, mbak. Dari Story....."

Dan percakapan selanjutnya membuatku tidak bisa berhenti tersenyum sepanjang hari.


~ ~ ~

Hahahah, kurang lebih sih seperti itu kronologi kejadian bulan Februari lalu. Kalau aku tulis lengkap bisa sangat panjang jadinya. Jauh lebih panjang dari posting yang paling panjang yang pernah aku pajang.

Aku mendapatkan kabar gembira. Salah satu cerpenku--sebenarnya hanya satu yang kukirim--akan dimuat di majalah Story. Aku sama sekali tidak menyangka. Aku sudah lupa dengan cerpen itu. Saat aku cek di email, ternyata itu adalah cerpen yang aku kirim September 2011. Aku ingat ucapan bunda Erin sang Managing Editor. Semua naskah yang masuk, jika tidak berkabar lebih dari 16 bulan, maka dinyatakan tidak lolos terbit.

Dan aku baru saja tiba di bulan ke 17!

Untung saja niatku untuk memajang cerpen itu di blog tidak juga kesampaian. Setelah sekian lama menanti akhirnya bisa tembus juga. Aku mengatakan ini debut pertamaku. Memang sih aku sudah pernah masuk antologi buku. Tapi ini pertama kalinya aku melewati 'penantian'.

Aku berdiri dibarisan paling belakang. Antrian maju begitu lambat sedangkan antrian semakin panjang. Aku ada di antara ratusan bahkan ribuan orang. Kami sama-sama mengantri tiket masuk. Membawa naskah sebagai uang untuk membeli tiket. Beberapa yang beruntung bisa bersorak gembira. Beberapa lainnya harus menahan kecewa. Sisanya harus tetap bersabar hingga gilirannya tiba.

Dan kini giliranku tiba. Ini dia penampakan Story edisi 43 yang terbit hari ini. Sebenarnya kata Bunda Erin majalah ini baru beredar besok. Beliau kaget saat aku bilang aku mendapatkan majalah ini kemarin...


Dan, ini dia penampakan cerpenku....
Ada garisnya ya? Maap hapenya emang agak rusak :p Dapet pinjem pula XD


Nah nah. Aku selalu bilang pada diriku sendiri. Untuk yang pertama tidak ingin kunikmati sendiri. Jadi aku mau bikin giveaway!

Tapi setelah semalaman ngutak-ngatik rafflecopter, aku stress dan gak bisa-bisa. Beberapa percobaan sudah berhasil. Ada yang sempat menyaksikan postingan itu. Semoga gak ada yang liat pas giveaway pura-puranya berlangsung. Pake email kedua, pake nama Jepang dan aku ngentry sendiri XD

Jadi kita main yang sederhana aja ya? Meski kelihatannya kurang seru. Tapi kali lain mungkin bakal pake. Ada kali lain? Jikalau tuhan menghendaki, pasti ada kali lain di blog ini ^^

Dan hadiahnya adalah.........

Hadiah Pertama : Buku pilihanmu sendiri senilai maksimal Rp 90.000

Hadiah Kedua : Satu eksemplar buku Delirium atau The Invention of Hugo Cabret edisi terjemahan

 Hadiah Ketiga : Pulsa senilai 10.000


Apa yang harus aku sampaikan pada yang mau ikutan adalah...
1. Memiliki alamat di Indonesia. Yah, kalau kirim hadiah ke luar negri, bisa-bisa mahal ongkirnya ketimbang hadiahnya XD
2. Buku yang dipilih haruslah buku yang bisa ditemukan di toko buku. Maaf ya tidak menerima pesanan online karena aku gak punya atm, jadi kudu ke bank, antri dan setor. Terus nunggu paketnya sampe. Dan ngeri juga kalau pesanannya gak sampe. Seorang penulis mengirimi aku dua buku dan satu majalah. Dia dua kali kirim tapi gak ada yang sampe. Pertama kali kejadian sebenarnya. Paket lain yang pernah dikirim sih aman.
3. Semoga yang pemenang pilih bukunya Mizan group. Karena kantornya jauh lebih dekat ketimbang toko buku :p
4. Soal follow-follow, itu mah gak aku wajibkan. Terserah sih meski diri ini ngarep :p
5. Tolong sebarin info giveaway ini ya. Minimal sekali dan mention @ryana_maryana.
6. Harap meninggalkan komentar di Ryana's Journal pada posting yang dibeli label halal eh fiction. Terserah deh mau di postingan yang mana. Beberapa ada yang aku buat bersambung. Sambungannya cari sendiri ya? Tapi maap, gak semua posting udah ada di map. Belum sempet beres-beres 'rumah kecil'. Dan pastikan nama yang dipake buat komentar di sini sama dengan nama yang di pake buat komentar di sana.
7. Ini angka favoritku. Dan sebenarnya ini berita gak penting -_-
8. Buset banyak amat ya? Oke deh. Ini yang terakhir. Silahkan meninggalkan komentar yang isinya :
a. Akun twitter
b. alamat e-mail bukan alamat rumah apalagi alamat hatimu #eh
c. Sudah lihat judul cerpenku kan? Silahkan tebak genrenya apa. Mau di zoom sampe ceritanya kebaca juga boleh
d. Mohon maaf ini adalah soal essay. Tapi berhubung tidak ada di buku jadi kamu gak bisa contek jadi silahkan mengarang bebas. Jikalau cerpenku ini adalah novel (sebenarnya aku niat jadiin ini novel :p), silahkan buat paragraf pertamanya. Terserah deh mau kayak gimana juga...
9. Ini bukan soal mengarang lagi. Jadi silahkan menarik nafas lega. Giveaway berlangsung selama sebulan. 25 Maret 2013-24 April 2013
10. Pemenang hadiah pertama ditentukan dengan cara yang sama yang digunakan ibu-ibu saat arisan. Jangan pada protes ya :( Dan yang tidak mengikuti aturan, namanya tidak akan ada di gelas kocokan.
11. Bagi yang ketemu Story edisi 43, silahkan berfoto dengan cerpenku. Twitpict dan mention akun twitterku. Satu orang yang beruntung dengan cara yang sama seperti yang sudah kusebutkan, akan mendapatkan hadiah ke dua. Sebenarnya itu barang daganganku -_-
12. Aku selalu berusaha untuk memberikan apresiasi untuk peserta pertama. Jadi siapa cepat maka dia mendapatkan hadiah ketiga
13. Pengumumannya bulan Mei. Maap, bulan April aku banyak pengeluaran *lalu ngacak-ngacak rambut*
14. Masih pengen baca peraturan? Udah selesai kok.


So, ada yang mau bahagia bareng aku? :)



update  24 April 2013.
Pengumuman tanggal 1 Mei. Pemenang akan dihubungi via email. Untuk pemenang hadiah 1, jika 3x24 jam sejak email dikirim tidak membalas, maka akan dicari pemenang baru.  Tapi buat pemenang hadiah 2 dan 3, jika 3x24 jam setelah email dikirim tidak membalas, mohon maaf hadiah hangus ya :D

64 comments:

Dedul Faithful said...

Akun twit: @dedulfaithful. Genrenya: tentulah teenlit, hehe, fantasy maybe. Contoh paragraf pertama: Dia datang tanpa permisi menyuguhkan rasa. Aku sempat melihatnya, tapi entah di mana. Aku kaget ketika tiba-tiba dia memeluku.

dweedy ananta said...

Wow selamat ya dek ^^

speakercoret said...

hwahaha baru aja mo nyodorin alamat hati beberapa orang, kali aja ada yg diminati :p
#jangantanyaalamatsiapa

Karunia Sylviany Sambas said...

akun twitter : karunia_sambas
email : karuniasylviany@yahoo.com
dari judulnya, kayagnya science fiction, deh :)
contoh paragraf pertama, maaf k3 blm dpt story-nya, dik
segitu aja dulu, ya.
mungkin boleh disambung lagi ntar klo udh baca ceritanya
:)
trim's ya, dik ^^

hanun said...

akun twitter @justhanun email justhanun@yahoo.com genrenya teenlite, science fiction fantasy, cinta (?) huehehe... Contoh paragraf pertama: (sebelumnya maaf kalo paragraf ini ngaco xD hehe abis pusing. Nah karena digambar cerpen kka ini ada gambar dynamit jadi paragraf pertamanya eng ing eng ....) Detak jantung yang semakin kencang, keringat dingin serta lutut yg semakin lemas menghiasi suasana saat ini. hingga akhirnya lengan dingin menempel pada pundak, dan menghentikanku ...

Ryana Maryana said...

Ternyata, kamu pernah menang kuis buku juga ya dari aku XD wkwkwkwk. Menang buku apa ya waktu itu? Dua Sisi Susi?

Ryana Maryana said...

makasih kak nan ^^
btw, ayo ikutan ramein bookgiveaway-ku...
jangan cuma nonton aja :D

Ryana Maryana said...

*lalu memaksa agar keadaan tetap hening*

Ryana Maryana said...

Paragraf pertama kan ngarang bebas...
Dilarang nyontek :p

Ryana Maryana said...

Oke juga openingnya ^^
Good Luck!

EJSITES said...

Akun Twitter : @earvinjp
email : earvinjp@gmail.com
Tema cerita : Berhubung baca sedikit tadi ada kata mesin2 hologram ini pasti ada hubungannya sama SCIENCE FICTION , futuristik gitu , kedua karena sama-sama anak muda yang sedang butuh cinta #eeeeehh pasti ada juga tentang cinta nya disini .

Paragraf Pertama :
" Satu hari lagi aku terbangun dengan perasaan yang bercampur aduk . Semalam , mesin hollogramku rusak ( mesin ini sangat penting untuk dikehidupan di era sekarang ini ) , nggak cuma itu , semalam Tia , kekasihku sejak SMA tiba-tiba memutuskan hubungan dengan karena seorang cowok yang lebih mampu memberikan banyak hal kepadanya ...... "

Haha .. #PleasepilihakuMenanghadiah1sampe3 nya ya :) kalau nggak izinkan aku memenangkan hatimu ya .. eaaaa :D

Ryana Maryana said...

*ngakak guling-guling*

cerita aslinya gimana nanti aku beri gambaran pas Story edisi 44 terbit....

Mau semua hadiah? Baca lagi ya aturan mainnya :p

Dan maap, hatiku tidak bisa dijadikan hadiah XD

Ayuni Adesty said...

Email ayuniadesty@yahoo.com
Twitter ID: @ayuniadesty

Genre science fiction. Hmm "KODE X-009-U" ini tentang hacker atau nama nama robot ya? Tapi ilustasinya kayaknya bukan robot. Jadi kemungkinan ini tentang hacker. *menurut tebakannku.

Hmm bikin paragraf ya??

Sudah dua jam aku berkutat dengan ratusan angka di layar monitor. Tapi kode rahasia untuk masuk ke database belum aku pecahkan. Ini adalah waktu terlama yang aku butuhkan, biasanya kurang dari satu jam aku sedah berhasil masuk.
"Sial!" umpatku sambil membenarkan letak kaca mata dan mengelap keringat dengan punggung tanganku.

Ryana Maryana said...

Ah, pura-pura gak tahu kamu ini :p
Ayo twitpict!

Alfindy Agyputri said...

Wah, selamat ya kak! :D
Aku ikutan giveawaynya ya (:
Akun twitter: @alfindyagyputri
Alamat e-mail: alfindy.agyputri@yahoo.com
Genre: Aku tebak sci-fi deh. Dilihat dr ilustrasi dan judulnya dan jg hal2 yg berbau bom. Hehehe.

Jujur aja gk gitu kebaca cerpennya, jd maaf kalau paragraf buatanku gk nyambung. Hmm menurutku pargraf pertama itu patokan utk menarik perhatian pembaca, dan utk genre kk ini, kurasa cocoknya dimasukin adegan menegangkan jd pembaca merasa penasaran n lnjut membaca novel kk smpe hbs. Karna aku gk tau klimaksnya apa, jd paragraf pertamanya cm kubuat deskripsi yg menggambarkan suasana menegangkannya aja ya. I hope you like it (;

Contoh paragraf pertama: Aku merasakan darahku mengalir semakin deras dan jantungku menghentak-hentak seakan ingin meloncat keluar dari dadak. Tanganku bergetar hebat, dilumuri oleh keringat yang sudah sedingin es. Dalam keadaan seperti ini, apa yang harus kulakukan?

EJSITES said...

wkwk maksudnya saya salah satu hadiah dari hadiah 1 - 3 wkwk :)

wkwk tp emang pengen hadiahnya cintamu aja gimana ?? wkwk

dweedy ananta said...

Baru mau ikutan nih :p

twitter: @dwianantasari
email: tobowbow@gmail.com
genre cerpenmu fiksi :p yaiyalah ya ._. teenlit, fantasi, cinta-cintaan >.<

"Selamat pagi... Hari ini sama saja dengan hari-hari seperti biasanya, tidak menarik dan monoton! Rasanya aku butuh sedikit debaran di dada, sedikit lonjakan adrenalin, sedikit petualangan... aku mulai bosan pada kehidupanku ini."

FJ said...

Share twitter: http://twitter.com/FJrean/status/317259363662307329

Komen di Ryana's Journal: http://coretanulfah.wordpress.com/2013/01/18/buku-di-sudut-kamar/#comment-143

Genre cerpenmu: Fiksi, crime, thriller/suspense, new adult, romance

Paragraf pertama: "Tiga menit. Hanya itulah yang dia punya untuk mengubah segalanya--hidupnya dan hidup orang lain di sekitarnya."

Ryana Maryana said...

Opening dengan gaya bahasa khas kak Nan...
Aju juga mulai bosan pada kehidupanku. Tapi bukan berarti aku mau mengakhirinya. Kau tahu? Aku perlu sesuatu. Teman-temanku menganggapku hanya bercanda. Tapi sungguh. Aku butuh terapi jiwa #eh :p

Ryana Maryana said...

Enggak bisa >.< Cintaku gak akan aku jadikan hadiah giveaway...

Ayuni Adesty said...

Suer deh, nggak tahu. Soalnya belum dapet majalahnya. Insyaallah besok Minggu baru beli. Iya, nanti aku pasti narsis. He he :)

Nyi PeDe said...

Holla aku udah twitpic potokuh hihihii

twitt @NyiPeDe
upilku_upilmu@yahoo.com
Science Fiction

Max tertawa setelah Renee gagal menjinakkan bom dan tewas seperti yang diberitakan. Max merasa dirinya tidak perlu membuktikan jasad Renee utuh atau sudah hancur. Ia yakin benar dengan tipe empat dapat mematikan penjinaknya jika gagal. Dendamnya terhadap Fin adiknya telah terbalas, ia perlu berlibur sejenak, batinnya. Namun ia dikejutkan oleh seorang komandan yang datang dengan pincang, dengan seulas kain yang menutupi wajahnya.
“Kau pikir aku mati Max! kausalah! Demi Ayahku, aku bertahan meski tubuhku hancur, aku tidak akan kalah darimu. Dasar licik!” tubuh Max membeku ditempat, keringatnya bercucuran. Apalagi ketika melihat komandan tingkat tujuh itu berada di belakang tubuh Renee yang bersimbah darah.

Indah Stewart said...

Twitter : @iin23beliebers
Email : Indahstewart@gmail.com
Genre : hmmm dri judul Sci-Fi kyakx... tuh ada kata bom ampe jdulnya yang science banger.
hmmm... paragraf yah ?


Keheningan menyelimuti malam itu. Hanya terdengar suara burung hantu dan desiran angin diluar apartemen tempatku melakukan segala aktivitas harianku. keringat mulai bercucuran dan mengalir dipipiku. Layar komputer masih tetap biru dengan segala kode serta anagram didalamnya. dering ponsel membuyarkan lamunanku. aku hanya bisa mengangguk diam sembari tetap mendengarkan suara gelisah dan marah dari suara seberang. ku hembuskan nafas perlahan lalu membiarkan otak dan pikiranku mengambil alih jemariku diatas puluhan tombol-tombol kecil itu.

Ryana Maryana said...

kirain.... :P

Ryana Maryana said...

Ini ceritanya kepanasan atau kedinginan? ._.a

Ryana Maryana said...

Pasti tiga menit yang luar biasa....
crine, thriller/suspense, new adult... haduh, aku malah belum kenal genre itu... peace...

Ryana Maryana said...

Itu sih paragraf terakhir -_-
yang dibelakang Renee itu siapa? Aku pikir Renee yang ngomong. Dan bukankah Renee sendirian? Ya ampun, saya malah penasaran :|

Ryana Maryana said...

Puluhan tombol kecil itu.... Keyboard kah? *lalu ngitung jumlah tombol di keyboard*

Jun said...

Ya, paragraf pertama kan mesti yang "nendang" dan mesti mengatakan semuanya (termasuk endingnya--kayak judul bab pertama di HP #1), hohoho.

Eniwe, untuk tahu genre itu semua, kamu mesti menggunakan goodreads secara maksimal, lagian kebanget untuk genre thriller/suspense, masak nggak tau ._.

Aku tahu sih kamu pakai bom, tapi karena cuman bom, maka aku nggak masukin ke sci-fi, soalnya bom bukan inovasi baru dan tentunya (aku hanya nebak sih) di dalam cerpen ini kamu nggak masukin cara merakit bom.

Oh, iya lupa (meski situ udah tahu, hahah)
Email: linuxrulz (at) live (dot) com
Twitter: @FJrean

Ma Ziyya said...

@ma_ziyya
ziya.maziyya@gmail.com
science fiction kali ya... ples ples roman :D

Tik tok tik tok.... Suara detik-detik menuju dentuman yang bakal dahsyat terus menceracau dalam hatiku....

Ryana Maryana said...

Aduh, judul chapter 1 aku udah gak inget *inget-inget buat ngecek kalau ke Pitimoss*
Yah, aku emang belum maksimal pake goodreads. Kalau aku gak punya buku situ, mungkin gak bakal punya account goodreads XD
Yakin nih aku gak masukin cara ngerakit bom? ;)

Ryana Maryana said...

Roman? Buatku itu genre tersulit kedua setelah horror Indonesia XD
Dentuman yang bakal dahsyat? Jangan bilang di hati itu ada bom! #eh

Jun said...

hnn, keyakinanku 80% ih :)) Soalnya ini cerpen, masa pakai dua sudut langsung, penjahat dan tokoh baiknya :))

Ma Ziyya said...

hehehe... abisnya ada bom tapi kayaknya juga cinta-cintaan. sebenernya ini saya lagi bingung. heee #nyengir kuda

Ryana Maryana said...

kalau tokoh baiknya belajar cara jadi penjahat? #eh :p

Ryana Maryana said...

aku juga bingung #eh

Indah Stewart said...

iya kak... hehewhe

Abduraafi Andrian said...

Selamat ya mba! (sok kenal)
Kenalan dulu deh, panggil ane Raafi aja ya mba.
akun twitter: @raafian
akun fb: fb.com/abduraafi
email: abduraafi@yahoo.com

Mungkin science-fiction romantic ya mba?

Renee menjatuhkan peralatan ketika melihat Finn masuk ke ruangannya; kaget.

Salam kenal ya mba! (tujuan utama di sini: kenalan) :D

Dian Sagitaningrum said...

a. alamat twitter @dianputuamijaya
b. email : dian_putu26@yahoo.com
c. Kayaknya sih bergenre fiction fantasi dan sedikit roman
d. Paragraf pertama
Sama seperti biasanya, aku masih saja sibuk dengan fikianku sendiri, tentang kasus terakhir yang belum juga usai kutangani. Hah, kenapa begitu rumit, ini tak seperti biasanya.

Oke, good luck buat diriku... hehehehe

Ma Ziyya said...

o.O gaje nih gaje... kalo yang punya aja bingung... -_-

Ryana Maryana said...

kan kamu yang bikin aku bingung ._.

Ryana Maryana said...

Salam kenal juga Raafi.... ^^

Ryana Maryana said...

Ini yang nulis kok bimbang?
Di awal 'sama seperti biasanya' tapi diakhir 'tak seperti biasanya'...
kayaknya aku sih ngerti, cuma agak ekhm, gimana gitu ._.V

Ma Ziyya said...

heuheuheu... aku ngebingungin? #ada benernya kayaknya#tuink

Jun said...

berarti dia bukan tokoh baik ;)

Vanisa Desfriani said...

hai kak, ikutan yaa :)

@ishavanisa
ishavanisadesfriani@gmail.com
Romantic-serem2 gitu, eh apa ya namanya ;p
(serem dalam artian kejahatan gitu)

braaak!!
napasku tersenggal-senggal, sendi kakiku terasa lemas tapi aku harus tetap berlari. ku tinggalkan gerobak yang baru saja aku tabrak. Aku harus lari! aku tak boleh tertangkap.

selamat ya kak, semoga semakin banyak karya kaka yg masuk media, makasih ya.
sukses selalu :)

El Usafa said...

pengen ikuut :3 tapi lagi sibuk utees :(

lita andriana said...

a. @Litaa_FAN
b. litaandriana21@yahoo.com
c. genrenya fantasy

Dag dig dug .. suara jantungku berdegup kencang saat melihatnya

Dyah Ayu Septiarini said...

a. @dyahseptiarini
b. septiarinidyahayu@yahoo.co.id
c. genrenya thriller kah? hmm sepertinya thriller *kecanduan thriller*. tapi yg pasti itu fiksi hehe. omong omong aku bisa buat bom juga loh :P
d. mungkin kurang nyambung krn aku belum baca cerpennya dengan jelas dan keseluruhan. aku baru liat dr foto di tulisan ini aja hehe.

5... 4... 3... 2... 1... drr!!!!
tiba-tiba semuanya berdebu. serpihan kayu yang dulunya meja menancap di wajah sebelah kiriku, memberikan segelombang rasa nyeri yang terlalu tiba-tiba. telingaku berdengung mendengar bunyi yang intensitasnya 300dB, membuatku seakan dipaksa menekan telingaku sendiri dengan sangat kuat. ini tidak benar. segalanya seakan bergerak dalam mode lambat. hal yang terakhir kulihat adalah pasir yang bercampur dengan darah dan daging. aku menahan rasa mualku dan dengan kalap mencoba berlari menyelamatkan diri hingga sesuatu yang keras mengenai bagian belakang kepalaku. dan dunia pun mulai hilang dibalik kelopak mataku...

Dyah Ayu Septiarini said...

aku udah komen di http://coretanulfah.wordpress.com/2011/12/25/talking-with-savira-fiction/#comment-152 hehehe tapi akunnya beda, Dyah Septiarini. karena blog aku yg blogger udah lama ga diupdate krn aku memutuskan buat ninggalin dia hehehe

Ryana Maryana said...

Please wait...
Karena ini akan jadi cerita panjang yang ditulis akibat baca The Maze Runner :D
Mohon do'anya semoga bisa kelar :D

Ryana Maryana said...

penggantian kata yang oke ;)

Ryana Maryana said...

boleh jitak? XD

Ryana Maryana said...

amin, makasih :D
romantic tapi serem? apa jadinya ya? XD

tapi aku suka paragrafmu. jangan lupa kalau gak ketangkep balik lagi buat bayar ganti rugi :p

Ryana Maryana said...

bentaran doang....
gak sampe 10 menit kok ;)

Ryana Maryana said...

Berasa banget ini giveaway kayak ujian soal essay :|
Btw, itu liat siapa?

Ryana Maryana said...

wuihhhhhhhh, mantap ceritanya. Penulis juga ya?

Dian Sagitaningrum said...

Haha... iya, kak emang g yakin. soalnya susah juga baca tulisannya di pic.
Bukannya "ekhm" itu jadi gimana gitu... *ngawur mode on* :D

Alexaaxoxo said...

kebiasaan jelek => baru nongol pas mepet DL ._.v

1. @meliarawr
2. fantasy_narnia@yahoo.com
3. Pastinya ada unsur roman, sama fantasy kategori science fiction, ada bau misteri juga karena menyangkut kode-kode
4. Ada sesuatu yang tidak beres menimpa laptopku. Aku tahu itu. Aku ingat betul barisan angka dan abjad rumit yang aku buat pagi buta tadi. Mendadak, kepalaku pening. Kode yang terdiri atas 8 digit angka juga 10 abjad itu telah berubah. Lagi.

Ryana Maryana said...

Closed :D
*telah nutup karena nangis nonton Armageddon*

Ma Ziyya said...

waaa.... kabooorrr.... >.<

pengumuman sudah kah? #nyengir kuda

Ryana Maryana said...

Wkwkwkwk, untung sempet ya? :)

good luck!

Btw, paragrafnya oke juga :D

Salut! Je m'appelle Dyah Ayu said...

wuihhhhhh dibilang penulis sama penulis sesungguhnya :D (kak Ryana) hehehehe aku gatau kak. cuma baru nulis nulis biasa aja hehe. makasi ya kak aku menang bonus tapi belum ada email masuk nih ka :p

Ryana Maryana said...

sense-mu bagus :D
Ayo kembangkan...

Post a Comment