Kutipan Favorit :
"Aku memperlakukan setiap menit yang kuhabiskan bersama keluarga dan teman-teman bagaikan waktu-waktu yang sangat berharga. Aku memperhatikan wajah dan suara mereka dengan cermat, supaya tidak melupakan semua itu. Aku tahu aku takkan pernah melihat mereka lagi dan hal itu membuat hatiku pedih, tapi hal ini memang harus terjadi. Tidak ada jalan kembali." -Darren Shan-

Cirque Du Freak-Buku pertama Darren Shan Saga oleh Darren Shan

Wednesday, 27 March 2013

Wishful Wednesday [14]

Om Shan menemaniku setiap hari. Ia ada di samping tempat tidurku. Dua belas bukunya selalu ada di rumahku. Salah satu dari mereka--setidaknya--ada di samping bantalku. Aku membacanya. Hampir setiap aku hendak tidur. Selembar atau dua lembar. Aku memaksakan kebiasaan anak kecil, membaca cerita sebelum tidur.

Tidak ada satu cerita pun yang bisa mempengaruhi mimpiku. Meskipun aku baru saja membaca kalau manusia serigala telah mencabik-cabik tubuh Sam sehingga organ dalamnya terlihat. Sama sekali tidak membuatku bermimpi buruk. Untuk ukuran Master of Horror sekalpun...

Dan, meskipun aku membaca Demonata--kuharap aku punya kesempatan membaca serial itu--aku yakin tidak akan membuatku takut untuk memejamkan mata.

Tapi percayalah padaku. Tidak semua cerita om Shan itu menakutkan...

Inilah salah satunya. Yang menjadi wishlistku minggu ini. Jangan takut, ia tidak lebih menyeramkan dari wishlistku minggu lalu...


Lucu kan? :))


Sinopsis 

Di desa Koyasan ada jembatan batu sempit yang menghubungkan desa dengan pekuburan kuno. Semua teman Koyasan senang bermain ke pekuburan itu, termasuk Maiko, adik Koyasan yang masih kecil. Cuma Koyasan yang tidak berani menyeberangi jembatan tersebut.

Suatu malam jiwa Maiko dicuri arwah-arwah yang gentayangan di pekuburan kuno itu. Menurut Itako, tetua desa, untuk menolong Maiko, Koyasan harus merebut jiwa Maiko malam ini juga. Karena saat fajar tiba, jiwa Maiko akan menyerpih dan tak terselamatkan...

Kenapa aku ingin membaca buku ini?

Oke, alasan pertama bagi yang tahu siapa aku pasti terjawab.

Alasan selanjutnya adalah karena buku ini berlatar Jepang. Meski saat aku cek di goodreads, ada orang yang memberikan komentar 'tidak enak' tentang buku ini. Aku tidak peduli. Setiap penulis punya cara sendiri untuk memikat pembacanya. Dan setiap pembaca itu berbeda.

Om Shan telah memikatku. Aku yakin buku ini juga akan memikatku. Tapi sepertinya sudah sulit menemukan buku ini. Beberapa online bookstore telah menyatakan kalau buku ini out of stock! Tidak....

Aku tidak ingin melewatkan buku ini. Buku yang covernya unyu meski isinya masih tentang horror. Dan kabar bagus. Buku ini gak akan bikin bangkrut.


Sekarang, yuk ikutan ber Wishful Wednesday!

  1. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)
 

2 comments:

astrid said...

ya amppuuunnn demen amat sama yg horor2!! hahaha kalo aku pasti udah mimpi buruk aja deh. tapi covernya menipu banget yaaaa...unyu gitu!

Ryana Maryana said...

Apa daya mbak Astrid. Udah tanggung nge-fans. Om Shan bahkan dijuluki Master of Horror...
Tapi yang ini mungkin yang paling ringan. Secara covernya paling unyu. Tapi edisi terhemahan di Indonesia. Yang di luar negri tetep aja serem ._.

Post a Comment